Tugas Kuliah Perkembangan Peserta Didik

Nama : Radiah
Nim    : A1C118044
Kelas  : Reguler A 2018 
Prodi  : Pendidikan Kimia

Analisis Film Laskar Pelangi




I. Identitas Film
  • Judul Film: Laskar Pelangi  
  • Sutradara: Riri Riza
  • Produser: Mira Lesmana
  • Penulis: Salman Aristo, Riri Riza, Mira Lesmana
  • Berdasarkan: Laskar Pelangi Oleh Andrea Hirata
  • Pemeran       :
  • Zulfanny sebagai Ikal
  • Ferdian sebagai Lintang               
  • Verrys yamarno sebagai Mahar            
  • Jeffy Yanuar sebagai Harun                   
  • Dewi Ratih Ayu Safitri sebagai Sahara
  • Suhendri sebagai A Kiong          
  • Febriansyah sebagai Borek       
  • Marchellla El Jhola sebagai Flo                
  • Yogi Nugraha sebagai Kocai                        
  • M. Syukur Ramadan sebagai syahdan
  • Suharyadi Syah Ramadhan sebagai Trapani
  • Cut Mini sebagai Bu Muslimah
  • Musik: Titi Syuman , Aksan syuman 
  • Distributor: Miles Film, Mizan Productions, SinemArt
  • Tanggal dirilis: 26 September 2008
  • Durasi: 125 menit
  • Negara: Indonesia
  • Bahasa: Indonesia dan Bahasa Melayu
II. Sinopsis
     Film laskar pelangi ini diambil dari novel yang ditulis oleh andrea hiratta yang berjudul laskar pelangi. Film ini adalah film yang sangat popular dan banyak mengandung pembelajaran yang berarti didalamnya. Film ini mengisahkan tentang perjuangan sepuluh orang anak yang berada didesa Belitung untuk menempuh pendidikan serta  bersekolah, dengan kondisi sekolah yang kurang memadai dan kondisi keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi. Film ini disutradarai oleh riri reza. Seorang sudradara terkenal. Yang dirilis pada 26 september 2008. Pemerannya pun anak anak berbakat dari Belitung asli dan berkolaborasi dengan 12 aktor terbaik Indonesia.


     Cerita ini terjadi di sebuah desa bernama desa gantung yang berada di kabupaten gantung, Belitung timur, sumatera selatan. cerita ini dimulai dari sepuluh anak yang tinggal di sebuah desa gantung. Mereka bersekolah di sebuah sekolah dasar yang bernama sd muhammadiyah, yang bangunannya nyaris roboh. Sd muhammadiyah adalah sd islam tertua di Belitung, sehingga jika sd tersebut ditutup juga kasihan pada keluarga yang tidak mampu untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Disini lah anak-anak yang kurang beruntung dari segi materinya disekolahkan. Sd muhammadiyah terancam dibubarkan oleh departemen pendidikan kabupaten Sumatra selatan jikalau siswa barunya tidak mencapai sebanyak 10 orang anak. Ketika itu baru Sembilan anak yang menghadiri upacara pembukaan. Kesembilan anak itu adalah ikal, lintang, sahara, a kiong, syahdan, kucai, borek, dan Trapani. Ketika pak harfan effendi noor (kepala sekolah sd muhammadiyah) hendak berpidato ingin menutup sd muhammadiyah. Ada seorang ibu beserta anaknya yang bernama harun datang untuk mendaftarkan harun di sekolah tersebut. Harun adalah seorang anak yang memiliki keterbelakangan mental. Kedatangan harun inilah yang menyelamatkan ke Sembilan temannya yang ingin bersekolah dan menyelamatkan sd muhammadiyah agar tidak jadi di tutup, karena anak yang mendaftar sudah mencapai syarat sd tersebut tetap dibuka.


      Dari sanalah cerita mereka dimulai. Ketika mereka berada didalam kelas untuk mengatur tempat duduk, pertemuan mereka dengan pak harfan, serta perkenalan mereka yang luar biasa, dimana a kiong malah cengar-cengir ketika ditanya namanya oleh guru mereka bernama bu mus, kejadian bodoh yang dilakukan borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes kucai, ditemukannya bakat yang luar biasa yang dimiliki mahar, pengalaman cinta pertama ikal, dan pertarungan nyawa lintang yang mengayuh sepeda sepanjang 80 km pulang pergi dari rumahnya kesekolah.
Semua kejadian tersebut sangat menghiasi kehidupan ke sepuluh anak tersebut yang mengatasnamakan diri mereka laskar pelangi. Laskar pelangi adalah nama yang diberikan oleh ibu muslimah, karena bu mus tahu kalo mereka sangat menyukai pelangi dan mereka juga pernah mengharumkan nama sekolah mereka dengan berbagai cara. Dalam keadaan susah maupun senang mereka lalui didalam kelas. Di sd muhammadiyah tersebut ikal dan teman-temannya memiliki segudang kenangan yang unik dan menarik.   
      Kejadian tentang mahar yang menemukan ide untuk perlombaan karnaval 17 agustus. Mahar menemukan sebuah ide untuk menari dalam acara tersebut. Mereka para anggota laskar pelangi menari seperti orang kesetanan, hal tersebut karena kalung yang mereka pakai adalah kalung yang terbuat dari buah yang langka dan hanya terdapat dibelitung. Hal ini membuat seluruh badan mereka gatal dan akhirnya mereka menari seperti orang yang kesurupan. Berkat mereka menari seperti itu, mereka akhirnya memenangkan perlombaan tersebut dan dapat mengharumkan nama sd muhammadiyah.
      Namun pada suatu ketika datanglah murid baru yang pindah ke sd muhammadiyah yang bernama flo. Flo adalah seorang anak kaya pindahan dari sd PN, ia masuk dalam kehidupan laskar pelangi. Sejak kedatangan flo di sd muhammadiyah tersebut, flo membawa pengaruh buruk bagi ikal dan teman-temannya terutama mahar, yang duduk satu bangku dengan flo. karena semenjak kedatangan flo nilai mahar selalu menurun dan jelek sehingga membuat ibu mus marah dan kecewa.
Hari-hari selalu mereka jalani walaupun dihiasi dengan canda dan tawa maupun tangisan. Namun di balik keceriaan mereka tersimpan sebuah kisah seorang murid yang bernama lintang yaitu anggota laskar pelangi. Perjuangan lintang untuk menempuh pendidikan harus diacungi jempol, karena dia rela menempuh jarak jauh pulang pergi dari rumahnya kesekolah dengan jarak 80 km demi bisa belajar dan bersekolah. Ia tidak pernah mengeluh meski perjalanan yang harus ia tempuh terdapat tantangan. Lintang adalah seorang murid yang cerdas. Terbukti saat lintang, sahara, dan ikal mengikuti sebuah lomba cerdas cermat, dan mereka berhasil memenangkan lomba tersebut dan dapat mengharumkan nama sd muhammadiyah.
      Bu muslimah adalah seorang guru yang teladan dan pengabdian bu muslimah terhadap pendidikan yang diberikan untuk anak-anak tanpa imbalan.   Sosok bu muslimah yang bekerja keras dan semangat juangnya tinggi untuk kemajuan anak laskar pelangi dalam meraih cita-cita yang diinginkan. Sosok bu muslimah patut dicontoh karena bagi para pendidik janganlah mudah putus asa walaupun dengan gaji yang sedikit dan fasilitas yang kurang memadai.
     Namun tidak semua kisah berakhir bahagia dimana semua kisah laskar pelangi harus diakhiri dengan perpisahan lintang yang pintar dan jenius itu. Lintang terpaksa berhenti sekolah karena harus menafkahi keluarganya setelah kematian ayahnya. Hal tersebut membuat teman-temannya dan ibu mus bersedih. Lintang dan teman-temannya telah membuktikan bahwa bukan fasilitas yang memadai yang dapat menunjang kesuksesan seorang anak tetapi untuk mencapai kesuksesan itu perlu kemauan dan kerja keraslah yang dapat mengabulkan setiap impian.
     Beberapa tahun kemudian, saat mereka beranjak dewasa, mereka semua banyak mendapat pengalaman yang berharga dari setiap cerita di sd muhammadiyah. Tentang sebuah persahabatan, ketulusan yang diperlihatkan dan diajarkan oleh bu muslimah, serta sebuah mimpi yang harus mereka capai dan wujudkan. Ikal akhirnya bersekolah di paris, sedangkan mahar dan teman-temannya menjadi seseorang yang membanggakan di Belitung.

III. Pesan Pendidikan
      Pesan yang dapat saya ambil dari film laskar pelangi ini adalah bahwa kehidupan pendidikan yang serba kekurangan tidak menjadi alasan untuk kita menyerah dan tidak berusaha. Justru jadikanlah kekurangan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik. Dan kita harus tetap bersemangat untuk sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar walaupun keadaan sekolah yang serba kekurangan atau fasilitasnya kurang memadai. Seperti yang dilakukan tokoh-tokoh dalam film ini bahwa mereka tidak mudah menyerah dengan keadaan seperti ini dan terus semangat belajar. Karena kekurangan bukan alasan untuk tidak belajar. Kesuksesan seseorang bukan terletak pada fasilitas yang memadai disekolahnya melainkan kesuksesan dicapai jika seseorang memiliki kemauan dan bekerja keras. Dengan begitu setiap orang dapat mengabulkan impiannya masing-masing. 
     Film ini menjadikan sebuah inspirasi generasi muda Indonesia. Bahwa sekolah dan menuntut ilmu sangatlah penting dan harus diperjuangkan. Untuk mencapai impian masing-masing, anak-anak dalam film laskar pelangi adalah anak-anak yang berasal dari keluarga yang kurang mampu dan sangat miskin serta tinggal didesa pelosok saja berjuang mati-matian dalam menuntut ilmu. Di era modern ini orang hanya bersekolah dengan fasilitas yang berkualitas. Tetapi anak yang tinggal di pelosok hanya bersekolah dengan fasilitas yang serba kekurangan. Akan tetapi kekurangan itu adalah sebuah tantangan bagi mereka untuk mencapai kesuksesan.
    Sebagai guru haruslah ikhlas mengajar dan berdedikasi tinggi pada pendidikan. Dalam film ini ada seorang guru yang bernama bu muslimah, bu muslimah adalah seorang guru yang memiliki semangat tinggi dalam dunia pendidikan untuk memajukan pendidikan disebuah desa kecil. Sosok ibu muslimah patut dicontoh oleh pengajar atau pendidik lainnya.

Komentar